Hobi apa sih mahal? Pasti pertanyaan itu yang pertama kali terpikirkan melihat judul di atas. Ya, hobiku mahal… Hobi yang merupakan kesenangan seseorang akan sesuatu kegiatan atau aktifitas, dimana dengan melakukan hobi tersebut akan memunculkan suatu sensasi tersendiri, perasaan senang, bahagia, dan bisa membuat hidup lebih berwarna. Kegiatan yang berbeda dari kegiatan rutin kita sehari-hari, aktifitas yang membawa kita keluar dari lingkaran rutinitas yang membosankan, dan dengan hobi bisa memperluas pergaulan kita.
Hobi yang saya maksudkan di sini adalah fotografi, aquascape,dan Dj. Hobi yang mahal pantas untuk dikatakan demikian pada ketiga hobi tadi. Mau tau kenapa? Berikut alasannya :

  1. Fotografi
    Tidak asing lagi hobi ini di telinga kita, dan tidak heran pula kenapa hobi ini dikatakan mahal. Lihat saja komponen utama hobi ini, senjata sang fotografer, “kamera”. Bukan kamera digital pocket biasa, tapi kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex). Harganya bisa mencapai puluhan juta. Yang termurah saja sekitar 4,5 juta, belum tambahan lensa, filter, flash external, tripod, memory, handgrip,dll. Bagi yang hanya mampu membeli kamera SLR (masih menggunakan roll film), bukan berarti hobi ini bisa jadi murah. Satu roll film dengan 36 kali jepret dihargai Rp 25.000, proses PO Scan film harganya Rp 20.000, jadi totalnya Rp 45.000/36 foto. Belum termasuk harga baterai kamera SLR yang mulai susah didapat. Dan inilah hobi pertamaku, yang kini mulai jarang kutekuni karena hanya bermodalkan kamera SLR.
  2. Aquascape
    Hobi yang satu ini mungkin jarang anda dengar, karena memang baru mulai berkembang di Makassar. Aquascape adalah suatu hobi menata tanaman hidup dalam sebuah aquarium atau membuat landscape dalam aquarium. Dibilang hobi yang mahal karena harga dari tanaman air yang digunakan harganya begitu mahal. Untuk satu jenis tanaman dalam sebuah pot mini dihargai Rp 25.000, dan dalam sebuah aquarium mini 100 x 50 cm minimal dibutuhkan 20 pot tananan tergantung jenis dan konsep aquascapenya. Ditambah peralatan yang dibutuhkan untuk hobi ini, terutama untuk aquarium ukuran besar. Sebuah aquarium, lampu sebagai pengganti sinar matahari (lampu khusus aquascape), filter external yang harganya minimal sekitar Rp 800.000, pupuk tanaman air, CO2 (karbon dioksida) untuk menghidupi tanaman air, biasanya digunakan sebuah tabung mirip tabung oksigen lengkap dengan radiatornya, gravel atau pasir khusus untuk aquascape, dan tentunya segerombolan ikan. Itu semua jika anda yang menata sendiri aquascape anda dengan pengetahuan yang pas-pasan. Jika menggunakan jasa aquascaper profesional dimana dia yang menata, memilih tanaman dan ikan, merakit segala peralatan aquascape, dan mengontrol aquascape yang telah jadi hingga 3 bulan berikutnya untuk maintenance, tergantung besar dan jenis aquascape anda, rata-rata jasa ini dihargai 1-2 juta, belum termasuk peralatan aquascape. Namun bagi orang dengan hobi ini, yang belum mempunyai modal cukup atau yang hanya ingin coba-coba, ada trik agar tetap bisa menjalankan hobi ini dengan tidak terlalu mengeluarkan banyak uang. Misalnya dengan mengganti tabung CO2 menggunakan CO2 buatan sendiri yang terdiri dari campuran air gula dan ragi atau filter cannister yang diganti dengan filter rakitan sendiri menggunakan tupperware yang diisi pompa air dengan saringannya. Lumayan bisa berhemat dan tetap bisa menikmati pemandangan indahnya aquascape, apalagi hasil rakitan sendiri. Ada kepuasan tersendiri apabila berhasil membuat sebuah aquascape dan pastinya harus lebih banyak meluangkan waktu untuk hobi ini, karena harus terus dipantau dan butuh perawatan khusus.
  3. Disc jockey (DJ)
    Hobi baru ini memang masih baru bagi saya, bermula dari punya teman satu band (gitaris plus vokalis) yang beralih profesi menjadi DJ disamping profesi utamanya sebagai seorang dokter, lho? Dari dialah saya mulai tertarik dengan hobi ini. Sesuatu yang menarik dari dj adalah bagaimana caranya kita memixing (mencampur) dua buah buah lagu sehingga perpindahan antara lagu pertama dan kedua terasa begitu halus, bahkan orang lain tidak menyangka bahwa lagu telah berpindah ke lagu yang kedua. Untuk bisa seperti itu, dibutuhkan teknik khusus yang bisa didapatkan dengan mengikuti sekolah Dj. Dan yang utama sekaligus alasan mengapa hobi ini mahal adalah alat yang digunakan seorang Dj… Sepasang CDJ (pemutar lagu) dan sebuah mixer. Harganya diatas 20-an juta belum termasuk speaker dan headphone. Itu bagi yang benar-benar serius ingin menekuni hobi ini, tapi bagi yang sekedar hobi dan coba-coba cukup menggunakan software Virtual DJ, anda sudah bisa mixing lagu hanya dengan laptop anda. Tapi jelas sekali perbedaannya antara mixing menggunakan software (virtual CDJ) dengan CDJ betulan. Banyak teknik-teknik Dj yang bisa dilakukan di CDJ dan tidak bisa dilakukan atau sulit dilakukan di virtual Dj. Untuk bisa menguasai tekniknya dengan mengikuti sekolah Dj, dibutuhkan dana antara Rp 750.000 hingga Rp 1.500.000, tergantung paket belajar yang dipilih.Jadi, hobi yang mana yang paling mahal? Yang pasti semuanya seru dan menyenangkan tuk dijadikan sebuah hobi…

Posted by Wordmobi