Slackware, salah satu disrto linux ini kemaren membuatku terkagum-kagum sekaligus bingung. Bermula ketika chatting sabtu kemaren dengan salah seorang slackers (makassar slackers)*- komunitas pengguna distro slackware di makassar, bernama Hendra. Karena user id yang dia pake namanya Linux_support, segera deh aku bertanya banyak hal tentang operation system yang namanya linux dan dia menjawabnya dengan penjelasan-penjelasannya. Dia juga mengundangku tuk datang di acara kupas tuntas slackware di balai pelatihan keuangan hari minggu kemaren. Katanya seh bakalan dibahas all about slackware mulai dari beginner sampai advanced.

Kebetulan juga aku lagi tertarik neh dengan yang namanya linux dan pengen coba pake,aku langsung datang ke acaranya. Pas nyampe disana ada 8 orang, ada yang lagi otak atik laptopnya,ada yang lagi minum kopi, dan yang laen duduk dengan manis menunggu acara dimulai. Tapi jangan berpikir ini acara resmi, disana semuanya santai abis, pematerinya aja pake celana pendek mungkin biar suasananya menjadi lebih rilex. Setelah dibuka dan langsung diberikan penjelasan singkat tentang slackware dan linux, pemateripun mulai menjelaskan tentang apalah namanya, pokoknya pake ketik teks gitu kayak di ms dosnya windows. Sumpeh gile, aku hanya bisa mendengar tanpa mengerti apa yang dijelaskan. You knowlah, aku kan pengguna windows yang jarang pake linux, paling di warnet doang.

Tapi dari semua penjelasan dan praktik singkat pemateri, ada yang membuatku semakin tertarik dengan slackware, antara lain animasi dekstop slackware kereen abis dibandingkan dengan aeronya windows vista yang dijuluki windows nista sama pemateri.hehehe…. trus katanya dengan slackware kita bisa mengubah operating systemya menjadi seperti yang kita mau, keren kan? Nah, yang bikin aku pusing tu gimana cara nginstal dan cara pake tu slackware ! denger-denger ni os susah banget buat bisa menguasainya, asli konfigurasinya pake teks doang… mampus deh, tapi ini yang membuat slackware tu menarik dan yang pake serasa tertantang buat mengotak atik komputernya.

Thanks to makassar slackware, dari acara kemaren aku sudah punya gambaran singkat tentang apa itu slackware dan seperti apa bentuknya. Tinggal nyari distronya dan coba instal deh di komputerku. Masih teringat kata-katanya mas pemateri “Siap-siap jadi gila ya” kalo pake slackware. waduh….🙂